Pangkalpinang Diembus Gelombang Pendatang Baru, Jumlah Penduduk Melonjak 5.011 Jiwa
Pangkalpinang- terus menunjukkan daya tariknya sebagai pusat gravitasi baru di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam laporan semester pertama tahun 2025, ibu kota provinsi ini mencatatkan Data pertumbuhan penduduk yang cukup signifikan, diiringi oleh tantangan tersendiri di sektor ketenagakerjaan.

Baca Juga : Harga Ayam Dan Bumbu Dapur Melambung, Warga Pangkalpinang Mengeluh
Gelombang Penduduk dan Penyebabnya
Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pangkalpinang, jumlah penduduk pada semester I 2025 mengalami penambahan sebanyak 5.011 jiwa. Angka ini merepresentasikan kenaikan sebesar 2,09 persen jika dibandingkan dengan kondisi pada akhir Juli 2024.
Darwin, Kepala Disdukcapil Pangkalpinang, mengungkapkan bahwa tren kenaikan ini tidak hanya didorong oleh faktor alamiah seperti kelahiran, tetapi lebih dominan oleh arus migrasi. “Pangkalpinang menjadi magnet bagi warga dari daerah sekitar maupun luar pulau. Mereka memilih untuk menetap di sini dengan beragam alasan, utamanya adalah mencari peluang pekerjaan yang lebih baik dan mengakses fasilitas pendidikan yang lebih berkualitas,” jelas Darwin.
Fenomena ini semakin terkonfirmasi dengan melonjaknya jumlah penerbitan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el). Pada semester II 2024, jumlah pemegang KTP-el tercatat 169.409 jiwa. Jumlah itu telah bertambah secara dramatis sebanyak 5.292 jiwa (3,12 persen) dalam waktu enam bulan, sehingga totalnya kini mencapai 174.701 jiwa.
Potret Demografi Terkini
Secara keseluruhan, populasi Kota Pangkalpinang hingga pertengahan 2025 telah mencapai 244.741 jiwa. Komposisi penduduknya terbagi menjadi 120.970 jiwa berjenis kelamin laki-laki dan 123.771 jiwa perempuan. Dari jumlah tersebut, terdaftar sebanyak 80.428 Kepala Keluarga (KK). Data-data rinci seperti ini menjadi fondasi krusial bagi perencanaan pembangunan kota.
“Data kependudukan yang akurat adalah kompas bagi pemerintah daerah,” tegas Darwin.
Tantangan di Balik Pertumbuhan: Pengangguran Meningkat
Di balik geliat pertumbuhan penduduk, terselip sebuah tantangan yang perlu mendapat perhatian serius. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang mencatat bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada tahun 2024 mencapai 5,98 persen. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 0,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menyatakan komitmennya untuk menekan angka pengangguran. Juhaini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Pangkalpinang, memaparkan langkah-langkah strategis yang sedang dijalankan.
“Pemkot berfokus pada dua hal utama: mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berimbas pada terciptanya lapangan kerja baru, dan secara paralel memperkuat kompetensi serta keterampilan tenaga kerja kita agar lebih siap bersaing,” ujar Juhaini. “Sebagai bentuk keseriusan, kami telah membentuk Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi sesuai dengan arahan Presiden.






