Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Memperkuat Pilar Ketertiban Lapas Pangkalpinang Gelar Pengarahan Khusus Bagi “Tamping”

Skintific

Tingkatkan Kedisiplinan, Lapas Narkotika Pangkalpinang Gelar Penguatan Peran “Tamping”

PangkalPinang- Dalam upaya konsisten menegakkan tata tertib dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif, Lembaga Pemasyarakatan Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang menggelar kegiatan pengarahan dan penertiban khusus bagi para Tahanan Pendamping, yang lebih dikenal dengan sebutan “Tamping”. Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk memperkuat fungsi tamping sebagai pilar penting dalam sistem keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Memperkuat Pilar Ketertiban Lapas Pangkalpinang Gelar Pengarahan Khusus Bagi "Tamping"
Memperkuat Pilar Ketertiban Lapas Pangkalpinang Gelar Pengarahan Khusus Bagi “Tamping”

Baca Juga : Pasokan Baru Tiba Babel Tambah Stok 356 Ton Minyak Goreng Dan 50,7 Ton Gula Pasir

Skintific

Dipimpin langsung oleh dua pimpinan kunci, Hendra Purnama Cipta, S.H. (Kasi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik sekaligus Plh. Kepala KPLP) dan Ade Irianto, S.H. (Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban), acara ini dihadiri oleh seluruh tamping untuk menyelaraskan visi dan misi dalam pengelolaan Lapas.

Tamping Sebagai Ujung Tombak Ketertiban

Dalam arahan tegasnya, Hendra Purnama Cipta menitikberatkan pada posisi strategis yang diemban oleh setiap tamping. Beliau menegaskan bahwa tamping adalah “perpanjangan tangan” petugas yang dipercaya untuk ikut serta menjaga denyut nadi ketertiban di lingkungan Lapas.

“Keberadaan Bapak-bapak sebagai tamping bukanlah sekadar status, melainkan sebuah amanah dan tanggung jawab. Tugas yang diemban harus dilaksanakan dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab,” ujar Hendra di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, Hendra mengingatkan agar kepercayaan yang diberikan oleh pihak Lapas tidak sekali-kali disalahgunakan. Setiap tamping diharapkan dapat menjadi figur teladan bagi warga binaan lainnya, menunjukkan sikap dan perilaku yang patut dicontoh, serta menjadi mitra petugas dalam menciptakan ekosistem Lapas yang tertib dan terkendali.

Penertiban untuk Optimalkan Peran dan Cegah Pelanggaran

Sesi dilanjutkan dengan arahan dari Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Ade Irianto, yang lebih menekankan pada aspek operasional dan kepatuhan. Ade Irianto secara gamblang mengingatkan seluruh tamping untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran aturan yang dapat mengganggu stabilitas Lapas.

“Kami akan terus melakukan pembinaan dan penertiban secara rutin dan berkelanjutan. Tujuannya jelas, untuk memastikan semua aturan dipatuhi dan fungsi tamping berjalan secara optimal, tidak menyimpang dari jalurnya,” tegas Ade.

Sinergi untuk Mewujudkan Lapas yang Aman dan Berkualitas

Memperkuat Kegiatan ini pada akhirnya bermuara pada satu harapan besar: terciptanya sinergi yang solid antara petugas dan para tamping. Dengan tamping yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan berperan aktif, diyakini bahwa tujuan pembinaan dapat tercapai secara lebih optimal.

Melalui penguatan ini, Lapas Narkotika Pangkalpinang tidak hanya berinvestasi pada ketertiban jangka pendek, tetapi juga pada pembangunan karakter dan sistem nilai di dalam lingkungannya. Diharapkan, para tamping dapat menjadi agen perubahan positif yang turut mendorong terwujudnya situasi Lapas yang lebih aman, tertib, dan kondusif bagi proses pembinaan seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Pada akhirnya, kolaborasi yang baik inilah yang akan mempercepat proses pembinaan dan reintegrasi sosial para WBP, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik,” tutup Ade Irianto mengakhiri kegiatan.

Skintific