Merah Putih Berkibar Megah di Langit Pangkalpinang, Upacara HUT ke-80 RI Penuh Khidmat dan Semangat Kebangsaan
Pangkal pinang- Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Kota Pangkalpinang pagi itu. Di bawah langit yang sempat berawan, Sang Saka Merah Putih berkibar dengan gagah di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, menandai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara pengibaran bendera berlangsung khidmat, dihadiri oleh ribuan peserta yang memadati lapangan dengan penuh semangat nasionalisme.

Baca Juga : Guru PPPK di Pangkalpinang Cabuli Murid 16 Tahun, Beri Uang Rp 300 Ribu untuk Diam
Derap Langkah Paskibraka yang Menggetarkan Hati
Momen paling dinantikan tiba. Derap langkah tegas Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kota Pangkalpinang memecah keheningan pagi. Dengan seragam putih-putih dan sikap disiplin yang prima, mereka membawa bendera merah putih menuju tiang utama. Setiap langkahnya terukur, setiap gerakannya penuh makna, seolah mengingatkan kita pada perjuangan para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan 80 tahun silam.
Prosesi pengibaran berlangsung sempurna. Lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema, membahana memenuhi lapangan, menggetarkan jiwa setiap yang hadir. Tak sedikit mata yang berkaca-kaca, terharu menyaksikan simbol persatuan bangsa itu berkibar dengan megah.
Lapangan Penuh Warna, Semangat Kebhinekaan Menguat
Ribuan peserta upacara memadati lapangan dengan barisan rapi. Mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Pangkalpinang, jajaran TNI-Polri, pelajar dari berbagai sekolah, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan. Seragam mereka berwarna-warni—biru, putih, oranye, cokelat pramuka—menciptakan mozaik indah yang mencerminkan kebhinekaan Indonesia.
Di tenda kehormatan, para tamu undangan duduk khidmat menyaksikan momen sakral tersebut. Hadir di antaranya Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Pesan Perjuangan dari Kibaran Sang Merah Putih
Angin pagi berhembus pelan, membuat bendera merah putih berkibar dengan anggun. Setiap kibaran seolah menyampaikan pesan abadi dari para pejuang kemerdekaan: “Jangan pernah lupakan pengorbanan kami, jaga persatuan, dan teruslah berkarya untuk Indonesia.”
Usai bendera mencapai puncak tiang, suasana hening sejenak berubah menjadi lega. Upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan doa untuk kemajuan bangsa. Momen semakin bermakna ketika Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, membacakan teks Proklamasi—suara lantangnya mengingatkan kembali pada detik-detik kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Semangat Baru di Usia ke-80 Republik Indonesia
Dalam sambutannya, Pj Wali Kota Pangkalpinang, M. Unu Ibnudin, menekankan pentingnya memaknai kemerdekaan dengan kerja nyata. “80 tahun bukan sekadar angka, tapi pengingat bahwa kita harus terus bergerak, berinovasi, dan memperkuat persatuan,” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Hari itu, Pangkalpinang bukan hanya menyaksikan pengibaran bendera. Lebih dari itu, seluruh elemen masyarakat hadir untuk membuktikan: Merah Putih tetap berkibar di hati kami, dan semangat Indonesia takkan pernah padam.






