Folder Berita Pangkal Pinang – Polisi tangkap jambret yang beraksi di sejumlah lokasi di Kota Pangkalpinang setelah melakukan penyelidikan intensif. Dua pelaku tersebut diketahui menjalankan aksi penjambretan di enam tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda dan sempat membuat warga resah.

Tim dari Kepolisian Negara Republik Indonesia bergerak cepat menelusuri laporan masyarakat terkait maraknya aksi penjambretan. Petugas mengumpulkan informasi dari para korban, memeriksa rekaman kamera pengawas, serta melakukan patroli di wilayah yang sering menjadi lokasi kejahatan.
Baca Juga : Sosok Sibah, Emak-emak di Sampang Penagih Utang Jenazah Rp 215 Juta
Hasil penyelidikan mengarahkan petugas pada dua orang yang diduga kuat sebagai pelaku. Polisi kemudian melacak pergerakan mereka dan melakukan penangkapan di lokasi berbeda. Penangkapan tersebut berjalan lancar tanpa perlawanan berarti dari para pelaku.
Pangkalpinang menjadi wilayah operasi kedua pelaku dalam menjalankan aksi kriminalnya. Mereka biasanya mengincar korban yang melintas menggunakan sepeda motor atau berjalan sendirian di jalan sepi. Pelaku memanfaatkan kelengahan korban untuk merampas tas atau barang berharga dengan cepat.
Setelah menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan aksi penjambretan tersebut. Barang bukti itu antara lain kendaraan yang digunakan saat beraksi serta beberapa barang milik korban.
Polisi tangkap jambret ini sebagai bentuk komitmen aparat dalam menjaga keamanan masyarakat. Petugas menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan warga.
Saat ini penyidik masih mendalami kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor. Polisi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di jalan, terutama pada malam hari atau di lokasi yang minim penerangan.
Melalui pengungkapan kasus ini, kepolisian berharap situasi keamanan di Pangkalpinang tetap kondusif dan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman.






